BANDUNG – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Sumedang menghadiri kegiatan Upgrading dan Peningkatan Kapasitas Admin SIPOL (IT) dan Liaison Officer (LO) KPU yang diselenggarakan oleh DPW PPP Jawa Barat pada Ahad, 25 Oktober 2026, bertempat di Kantor DPW PPP Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang 45 No. 120, Kota Bandung.
Dalam kegiatan tersebut, DPC PPP Kabupaten Sumedang mendelegasikan dua orang perwakilan, yakni Abdurrohman, S.Si., M.M. sebagai Operator IT (Admin SIPOL) dan Muh. Nashrudin sebagai Liaison Officer (LO) KPU.
Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari persiapan partai menghadapi Pemilu 2029.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari persiapan PPP menghadapi Pemilu mendatang. Admin SIPOL dan LO KPU harus benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya, karena data, administrasi, dan koordinasi yang baik menjadi bagian penting dari upaya kita untuk mengamankan dan mengunci suara PPP pada Pemilu 2029,” ujar H. Uu Ruzhanul Ulum.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman para operator SIPOL serta LO KPU di tingkat DPC dalam menjalankan tugas administrasi, pengelolaan data partai, dan koordinasi dengan penyelenggara pemilu.
Berdasarkan agenda kegiatan, peserta mendapatkan materi pendalaman praktis mengenai peran LO KPU dan pengelolaan SIPOL DPC yang efektif, arahan kesiapan PPP menghadapi Pemilu 2029, serta materi mengenai SIPOL dan LO KPU dari perspektif KPU Jawa Barat. Kegiatan juga dilengkapi dengan pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman peserta.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, DPC PPP Kabupaten Sumedang diharapkan dapat memperkuat kesiapan administrasi dan pengelolaan data kepartaian, sekaligus meningkatkan koordinasi dengan penyelenggara pemilu.
Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya DPC PPP Kabupaten Sumedang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola organisasi, serta mempersiapkan administrasi dan infrastruktur kepartaian dalam menghadapi Pemilu 2029.
Advertisement
Advertisement